Hehehe…sok mellow banget yak judulnya,
Hmmm…ga tau kenapa gw rada suka ama lagu ini, apalagi ditambah dengan keluarnya video clip. Ok sodara-sodara di hari sabtu yang santai ini kita coba kasih komentar terhadap lagu dan video klip ini
Yang pertama kali dikomentari adalah cewe di video klip ini….arrgghhhh…asik banget, tipikal cewe indo yang raut mukanya mellow2 gt, huehehehehe…muantap tenan euy
Definisi cuantik dari cewek indonesia ini memang sepertinya tipikal2 indo gt, padahal banyak juga yah yang murni indonesia masih tetep cuantiikk, ok para sutradara coba tolong dicari sampe pelosok-pelosok perempuan2 pribumi yang cantik2
Yang kedua, masalah lokasi klipnya yang diambil di london (katenye)…hmmm lagi2 standard indonesia yang suka buat video klip di luar negeri padahal sebenernya banyak tempat2 di negeri ini yang katanya bagus2
Tapi suka juga sih gw liat pemandangan eropa gitu hehehehe….membangkitkan kenangan pas waktu disana (walahhh kayak pernah keluar negeri ajah loo…hehehehe).
Yang ketiga, masalah lirik…hmmm asik juga sih, liriknya enteng2 ajah ga gaya punjangga2 gitu jadinya mudah dipahami , sang pencipta lagu ini sepertinya bisa meramu kalimat2 yang biasa menjadi asik didengar.
Yang keempat, masalah musik…gw suka karena dia memadukan unsur2 orkestra gt, menurut gw kalo lagu yang ditambahin orkestranya berasa mahal tuh lagu
Sudah 2 hari ini badan gw terasa kurang nyaman…yang pertama karena kerongkongan gw sakit dan yang kedua karena gusi di geraham kiri nyeri. Selain itu penderitaan ditambah dengan telapak kaki yang pegal2, jarang sekali rasanya gw mendapatkan kaki dalam keadaan fresh dan siap dibawa kemana saja.
Soal nyeri di gusi, ada kemungkinan akan tumbuh gigi baru, dulu begitu lulus sma gw sempat dioperasi untuk mengeluarkan gigi graham yang sebelah kanan…hmmm mengenai kenangan ini mungkin bisa ditulis dalam postingan tersendiri..soalnya ada kisah dibalik itu
Masalah kaki…entah mengapa kaki gw ga pernah dalam kondisi fit, selalu gampang pegal…gampang panas…. akhhhh…. Biasanya gw suka pijit refleksi, yah begitu keluar dari tukang pijat itu sih rada lumayan tapi keesokan harinya udah pegal lagi..uhhh payah..
″Wahai kakiku apakah engkau telah bosan untuk menemani aku menjalani hidup ini..hidupku tanpa berarti tanpa bantuanmu wahai kaki…aku mohon jangan tinggalkan aku “
Hari ini dapat masalah yang sebenernya sudah pernah gw liat solusinya waktu dulu, tapi memang karena pikun jadinya lupa lagi..untung si pohan bs membantu…hehehehe,thanks bos
Semisal ada table namanya a
id cust_code
—————
1 001
2 001
3 001
4 001
5 002
6 002
7 003
8 003
Dari table tersebut gw mau menghasilkan id terbesar dari tiap2 cust_code tersebut, seperti berikut:
id cust_code
——————-
4 001
6 002
8 003
Maka SQL nya kurang lebih seperti ini : select cust_code,max(id) as id from a group by cust_code order by cust_code
Sebenernya ini dasar sekali tapi tadi ketika diperlukan tidak tahu harus bagaimana ..hehehehe :”>
Rabu kemaren sampe kantor jam 9an lewat dikit, belon sempat naro tas si pohan rekan seruangan berseloroh…”dil, ada berita duka, pak arie meninggal”..ohh innalillahi wainnailaihi rojiun.
Gw coba untuk mengingat kenangan bersama bapak ini.
Pertama kali masuk gw ditugaskan untuk membuat program dengan user bapak ini, otomatis kita jadi sering komunikasi. Pak arie ini sepertinya tipikal anak asik, ini terlihat dari gaya bahasanya dan sikapnya yang tidak kaku sama orang. Baru berurusan dengan beliau ini gaya bahasanya udah loe-gue sama gw, agak canggung awalnya sepertinya dia berusaha untuk meminimalisir gap antara kita (dia kepala bagian, sedangkan gw cuma staff biasa) dan selain itu dia juga berusaha memudahkan pekerjaan gw.
Sekitar jam 7an malam kalau misalnya makanan belum datang dan gw udah males kerja biasanya gw maen ke ruangan beliau, soalnya di ruangan beliau ini bbrp komputer bebas dari blok2an admin . Kalau dia lagi ga sibuk dia biasanya mengajak gw ngomong dengan biasa berbasa-basi dengan bilang..”eh dil gmana nih urusan kita” dengan gaya becanda yang mau sok2an nakutin setelah itu kita bicara masalah2 yang ringan seperti pengalaman kerja kita masing2.
Sempat ada pengalaman…waktu itu gw keruangan dia untuk minta penjelasan mengenai program yang mau gw buat, beliau menjelaskan panjang lebar dan membuat gw rada pusing…seperti kebiasaan gw umumnya penjelasan yang bikin pusing gw catat dan kalo udah sore gw biasanya pulang ajah, nah pas di lorong berpapasan dengan beliau dan beliau bilang “gmana…udah jadi belon???”, wah langsung terperangah seketika gw saat itu…dalam hati bilang, gile nih orang ga liat apa muka pusing gw pas die jelasin ke gw barusan..tapi begitu liat dari mukanya kayaknya nih orang emang cuma mau becandain gw..akhirnya gw bilang ajah “ahh entar ajah pak, pusing gw” dan kemudian beliau ketawa2 ajah. Lalu kejadian serupa pernah juga terjadi dengan beliau, waktu itu beliau nelpon gw dan bilang tambahan2 formula untuk program yang gw buat dia menjelaskan detailnya dan gw catat dan coba mengerti…setelah selesai dia menelpon gw coba pahami maksudnya dengan membaca catatan yang gw buat, ga lama kemudian dia nelp lagi dan bilang “udah deh dil yang tadi nanti ajah dikerjainnya…gw lagi pusing” )
kami ketawa bersama di telpon saat itu
Yah cukup berkesan berkenalan dengan beliau, sebenarnya masih banyak yang harus dipelajaari dari beliau, hal ini juga dikatakan oleh rekan yang lain..tapi apa mau dikata ALLAh berkehendak lain…mungkin ini yang terbaik
Selamat jalan bos…semoga ALLAH mengampuni dosa2 anda, dan anak laki2 anda menjadi anak yang soleh yang bisa mendoakan anda..amiinn
Istilah ini sering gw dengar, dulu(pas masih kuliah) rasanya gw masih nangkep maksud dari orang yang bilang istilah ini…tapi sekarang kok jadi bolot gini yah
Seperti biasa pada hari jumat gw melaksanakan solat jumat di mushola gedung kantor, kalau jumat2 sebelumnya gw biasa tertidur maka jumat kali ini ga tau kenapa agak segeran
Khotbah kali ini khotib membicarakan masalah kendala dalam menjalankan ajaran islam dari lingkungan yang paling kecil, yaitu keluarga dan sanak famili.
Yang membuat gw menjadi serius mendengarkan adalah ketika sang khotib menjelaskan bahwasannya merupakan perbuatan yang sia-sia bagi perempuan untuk pergi mengantarkan mayat ke kubur…walaupun mayat tersebut adalah suami, ayah maupun famili lainnya.
WOWWWW…ini benar2 pengetahuan baru buat gw…hmmm betapa minimnya pengetahuan gw tentang agama yang gw anut
Karena penasaran..gugling lahh…dapat link ini, didalamnya ada hadis yang bunyi nya sebagai berikut : “Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat wanita-wanita yang berziarah ke kuburan.”20 (HR. An-Nasa`i no. 2043, kitab Al-Jana`iz, bab At-Taghlizh fit Tikhadzis Suruj ‘alal Qubur) , dan masih ada beberapa hadis lainnya mengenai hal ini di link tersebut
Dari hasil pengamatan gw, gw mulai mengelompokkan karakteristik programer menjadi dua jenis :
Programer ga mau repot
Umumnya tipikal ini membuat seluruh interface untuk memasukan data demi kelancaran sistem, jadi pada akhirnya semua kegiatan bisnis dimasukan sepenuhnya oleh user bukan oleh programernya, jadi setelah selesai aplikasinya programernya tinggal chatting, browsing dan segala macam yang asik2 hehehehe…..ketika ada masalah di programnya baru kemudian programernya turun tangan.
Programer mau repot
Tipikal programer yang mau dengan rajin membantu user memasukan data kedalam sistem, gw kurang mengamati apakah ini terjadi karena memang sulit untuk membuat interface untuk user sehingga sang programer tidak mampu atau sang programernya malas saja.
Gw termasuk kedalam tipikal yang pertama, (emang dasar pemalas hehehehe..), gw rasakan kemungkinan gw menjadi tipikal pertama ini dikarenakan pengalaman pertama bekerja di IT konsultan/Soft house (selain faktor pemalasnya juga sih :p ), jika di IT Konsultan/soft house kita membuat program untuk user dan ketika selesai kita pergi dari sana, biarkan proses selanjutnya dilakukan oleh usernya. Kelemahan yang gw rasakan mungkin begitu selesai mengerjakan kita jadi salah tingkah ketika mereka sedang sibuk, yah tugas gw kan udah selesai sekarang tugas lo …tapi akhirnya sok2an sibuk ajah deh :p
Tipikal kedua menurut gw sang programer ini dibesarkan di perusahaan yang mengerjakan mereka secara “in-house”. Ketika di tempat kerja kedua gw, gw melihat hal seperti ini…seorang programer disuruh memasukan data ke server…gileeeee…gw langsung tanya ke sang programer itu
Gue : “ini lo juga yang masukin datanya??”
Sang Programer(SP) :”iya”
Gue : “ahh capek banget, kenapa ga lo buatin ajah interface lalu biar dia yang masukin datanya, kita kan programer”
SP : (diem ajah)
Sempat gw berurusan dengan yang biasa menyuruh sang programer itu, keadaanya saat itu agak sulit juga untuk membuat interface kemudian gw konsultasi kepada atasan gw supaya tuh orang memasukan datanya make aplikasi FTP, atasan gw setuju dan kemudian gw ajarin tuh orang. Seperti umumnya user ga akan mengerti ketika diajarkan pertama kali, sempat juga dia mencoba meminta gw untuk memasukan file ke server…sekali dua kali gw mengakalinya dengan memanggil dia untuk melihat caranya, dan kemudian menyuruh dia untuk mencatat urutan cara2nya…besokan harinya dia masih sempat menanya juga,yah udah gw tanya ajah catatan yang dibuat sama dia kemaren itu mana, dan menyuruh dia untuk membaca.
Kebetulan atasan gw is in my side, dia sempet mewanti-wanti kalo soal pemasukan data dan file kasih ke user…akhirnya kalo tuh user mulai nyeleneh, gw adu ajah ama bos gw heheheheehe…..
Kerja “kantoran” kadang mewajibkan kita untuk menyesuaikan masalah penampilan, setelah kurang lebih 3 kali pidah kantor memang baru kantor yang ini saja yang bisa membuat gw mengikuti penampilan khas kantoran..kemeja,celana bahan dan sepatu pantopel.
Ada sedikit masalah dengan penggunaan sepatu pantopel…dikarenakan kaki gw suka berkeringat maka akan memproduksi keringat lebih jika berada dalam lapisan kulit. Salah satu keuntungan yang gw rasakan memakai sepatu kulit adalah jika hujan dan melewati jalan yang sedikit tergenang kaki gw tidak basah, tapi kendalanya yah ini…kaki gw suka merasa tidak nyaman jika lama2 jalan, ada perasaan panas di kaki…selain itu kemarin ada hal yang memalukan, ternyata kawan seruangan gw merasa tidak nyaman dengan bau dari kaus kaki yang gw buka…hehehehe, sorry guys…padahal gw sudah rajin mengganti kaus kaki setiap hari lohh..
Mungkin sebaiknya gw mempunyai sepatu lebih dari satu, jadi dipakainya gantian…siapa tahu bisa mengatasi masalah ini….
hmmmmm……duit lagi duit lagi , tapi ga papa lah kan demi kesehatan kaki gw juga