perilaku bos…
Posted by dillah2008 on April 4, 2008
Gw udah 3 kali berganti-ganti kantor tempat bekerja, yang paling lama adalah 2 tahun dan yang paling cepat adalah setahun…hmmm termasuk si kutu loncat ga yah
, dari beberapa tempat bekerja tersebut pastinya memiliki karakter bos yang berbeda-beda.
Perusahaan tempat gw bekerja pertama memiliki sifat bos yang agak tenang, yah sesekali kalo misalnya ngomong memang langsung “nyelekit” sih tapi pada dasarnya menurut gw si bos ini memang kalem. Menurut gw sifat ini kurang cocok jika memiliki bawahan yang “blue colar”, karena untuk menghadapi jenis bawahan seperti ini kita harus jelas berekspresi..kalau marah harus kelihatan marah supaya sang bawahan tau kalau dia melakukan kesalahan atau perbuatan yang tidak disukain oleh sang bos. Kami2 dulu rasanya kalau sudah melihat ekspresi(yang samar2) si bos ga suka atau marah rasanya sudah merasa, dan segera melakukan tindakan untuk memperbaiki kesalahan atau hal yang tidak disukai oleh bos itu namun yang terjadi adalah ketika sang OB merangkap supir merangkap Pengasuh anak melakukan kesalahan, si bos sepertinya sudah menyampaikan pesan tidak-suka namun ternyata sang karyawan tidak menangkap pesan itu (atau memang cuek), yah akhirnya sang bos malas sendiri menegurnya dan sang karyawan cuek saja heheheheehe….
Perusahaan temapat gw bekerja yang kedua,
Memiliki bos(expat) yang bersifat metroseksual dan berumur sekitar antara awal 30an. Orang ini sepertinya suka meluap-luap, tidak jarang kami melihat dia membanting pintu dan telepon dan memukul meja. Dia sepertinya ingin membuat jarak dengan bawahannya dan akhirnya para bawahan benar2 segan terhadap beliau
, sepertinya para bawahan gerah juga melihat sifatnya yang terlalu bossy namun performance nya tidak kelihatan =))
Karena jarak itu yang membuat garing ketika dia berniat membuat joke di depan kami hahahaha..yang penting usaha yah bos
Bos di tempat gw sekarang ini,
sepertinya tipikal orang yang suka menggertak, dan meluap-luap juga. Beberapa kali gw liat emosinya meletup-letup karena ada kesalahan untungnya gw belum sampai disemprot secara langsung oleh beliau. Kalau dilihat sepertinya kemarahannya rasional(maksudnya, ketika marah dia juga berpikir tidak seperti kemasukan setan saja) soalnya pernah ketika beliau sedang marah2 belia bertanya kepada bawahannya dan kemudian bawahan tersebut menjawab dengan tepat, akhirnya dia berhenti marah2..dari sana gw lihat dia cukup fair.
Dengan bidang bisnis seperti ini, kesalahan2 baik kecil ataupun besar pasti silih berganti hadir apalagi persaingan makin ketat, musuh tidak segan bersaing baik dengan cara yang tidak legal jadi kalau terus2an mengeluarkan emosi dengan cara begini apa tidak kuatir nantinya akan terkena stroke, serangan jantung dan penyakit lain yang sejenis.
Dari contoh sikap bos2 tersebut ada juga yang bisa diambil manfaatnya, yaitu sikap yang positif..yah mungkin saja kelak gw memimpin suatu usaha hehehehe…amiinnn