khotbah jumat….[4 April 2008]
Posted by dillah2008 on April 6, 2008
Gw mencoba merangkum apa2 yang dijelaskan pada khotbah jumat tadi kemaren,
Sebelum panjang lebar kebawah ada baiknya perlu ditegaskan bahwa terdapat dua jenis kesalahan di mata ALLAH, yaitu :
- Dosa besar
- Kafir (ato murtad, ato apa lagi yah istilahnya..yah pokoknya maksudnya itu lah)
Dari dua kesalahan itu yang paling tiada ampun di mata ALLAH adalah pada item kedua itu yaitu KAFIR, tanpa bermaksud meremehkan dosa besar namun orang yang mempunyai dosa besar nantinya di akhirat akan mempunyai giliran masuk surga dengan terlebih dahulu “dibersihkan” di neraka.
Hal2 yang termasuk bisa membuat kita menjadi KAFIR pada intinya adalah menyalahkan hal2 yang dibenarkan oleh ALLAH dan menyalahkan hal2 yang dibenarkan olehNya juga, detailnya antara lain :
- Menyatakan bahwa semua agama itu adalah benar
Ini yang sering terjadi di masyarakat akhir2 ini, banyak orang yang mengatakan semua agama itu benar…tidak ada satupun agama yang mengajarkan berbuat jahat
Sang khotib mengatakan essensi dari agama itu adalah bagaimana kita mengakui terhadap zat yang maha besar itu. Islam mengakui eksistensi agama nasrani dan yahudi, namun pada masanya dahulu artinya nasrani itu eksis ketika ada nabi Isa AS, yahudi ada ketika ada nabi Musa AS dan sebagainya. - Mencela ketetapan dari ALLAH
Agak terkejut juga ketika mendengar contoh yang diungkapkan oleh sang khotib. Sepertinya kita pernah atau bahkan sering melakukannya….contohnya adalah seperti kita berkata “sialan banjir” ketika banjir tejadi. Intinya adalah ketetapan ALLAH itu mutlak, dan kita harus menerima mentah2 hal tersebut karena jika kita tidak terima juga percuma..heheheheh… Mungkin kita harus belajar ikhlas menerima semua kehendak ALLAH, toh dimatanya yang mempengaruhi point kita adalah usahanya, bukan hasilnya. - Membenarkan yang salah dan menyalahkan yang benar dari segala ketentuan ALLAH
Ini sering pula kita temui, pada pengalaman saya dahulu adalah ketika salah seorang kawan saya menanyakan pendapat saya mengenai aturan pornografi dan pornoaksi yang begitu hangat dahulu, saya mengatakan bahwa saya “no comment” dengan alasan karena saya juga menyukainya
Sang khotib berkata sikap kita sebagai seorang muslim adalah mengatakan yang benar walaupun kita belum sanggup menjalankan atau meninggalkannya, karena jika kita menghalalkan dengan alasan masih menyukai atau belon sanggup meninggalkan kita terkena kesalahan pada item kedua diatas, sedangkan jika kita mengatakan yang benar namun kita masih menjalankannya dosa2 itu kita hanya terkena pada item pertama yang notabene masih bisa diampuni jika kita tobat atau jika terlambat akan dibersihkan di neraka kelak.
Di masyarakat mungkin kita sering mendapat penilaian “munafik” akan sikap ini, but heyyy….bukan pandangan masyarakat kan yang kita junjung,…pendapat “persetan dengan penilaian orang lain” mungkin bisa kita pakai hehehehe….
Demikian khotbah jumat minggu ini kemaren yang berhasil gw simpulkan walau dengan terkantuk-kantuk
Tambahan,
Gw lebih cendrung untuk mendengarkan ceramah dari kalangan konservatif dibandingkan liberal moderat dengan alasan itu bisa membuat target gw lebih jauh lebih baik, semisal penargetan yang diberikan point nya 10 dengan usaha yang terus menerus gw mungkin bisa mencapai point 7 atau 8, berbeda jika diberikan target point 7 mungkin saja gw hanya bisa menjangkau point 4