JK : Pertumbuhan Ekonomi RI Lampaui Asia 2011
Posted by dillah2008 on July 21, 2008
Iseng-iseng buka detik, dapet link ini . Secara spontan rasanya ingin sekali kasih respon di blog, soalnya kalo mo ngomong langsung ga bakalan bisa :p
Para orang ekonomi biasanya mengindikasikan tingkat kemakmuran dengan nilai pertumbuhan ekonomi, memang gw bukan orang ekonomi tapi gw sempet shock ketika seseorang menjelaskan bagaimana angka tersebut bisa didapat.
Salah satu yang gw tangkap adalah bagaimana menghitung pendapatan rata2 penduduk (gw lupa apa istilahnya), dan gw yakin ini merupakan salah satu elemen untuk mendapatkan nilai pertumbuhan tersebut. Pada intinya formula itu didapat dengan me-rata2kan angka pendapatan penduduk, kemudian ditetapkan suatu nilai(yang biasanya dalam US$ ) untuk mengindikasikan nilai normal atau kasarnya dianggap sejahtera.
Gw melihat ada yang cacat dari formula itu, seandainya dalam suatu negara memiliki dua orang penduduk si A & B, si A pendapatannya $1000 dan si B tidak berpenghasilan..maka jika dirata-ratakan menjadi $500, jika diasumsikan nilai kesejahteraan adalah $300 maka bisa dinyatakan bahwa negara tersebut penduduknya sejahtera, tapi coba diliat si A makin gemuk dan si B tinggal tulang kering saja.
Jika dilihat dari prediksinya JK, bisa saja itu terwujud…JK & Ical makin kaya, sedangkan korban lumpur lapindo mati satu2…coba di average, maka nilainya makin besar karena faktor pembaginya makin kecil.
Begitu juga dalam hal pengangguran, semua hanya permainan statistika standard untuk mengelabuhi rakyat. Semoga saja rakyat ini bisa terbangun dari pembodohan oleh pemimpin2 yang sejenis ini, dan semoga para pemimpin jenis ini sadar bahwa sebagai pemimpin di akhir nanti pastilah diminta pertanggungjawaban atas amanah yang diberikan.
Gatot Koco said
Bos kalau cara berpikir nya begitu perancang statistik dan mathematik, tentu tiada gunanya bukan..? Sesuatu kesimpulan baru bisa kita nilai kalau ada referensinya, nah kalau average itu = Total perkalian antara jumlah variables yang dicari dibagi jumlah variable, kalau misal rata-rata uang yang dimiliki orang didaerah A, maka rumusnya adalah = Jumlah orang diwilayah A, dikali jumlah uang yang dimilki setiap orang di wilayah A dibagi Jumlah Orang diwilayah A, nah rumus itu juga yang dipakai, kalau antun menganggap itu salah jangan salahkan JK atau AB, tapi salahkan orang yang membuat formulasi itu, atau anda punya rumusan sendiri tolong patenkan dan buat nama antun dirumusan itu, tapi antun perlu ingat ada yang disebut rata-rata absolut ada yang disebut dengan rata-rata nisbi atau relatif, jadi melihat segala sesuatu harus secara proporsional, tidak berpikirnya hanya, ini cara salah, tapi akan lebih baik usulkan cara betul yang anda yankini dan yakinkan orang dengan cara anda itu, ok..?
dillah2008 said
Wuis…jangan…jangan di hilangkan para ahli statistik & ahli matematika, kita masih memerlukan mereka
Saya tidak mempermasalah masalah formulasi untuk mencari average nya, tapi saya menyatakan formula itu tidak relevan untuk kasus ini, karena terdapat kelemahan seperti yang saya tuliskan.
Untuk membuat formulasi yang benar terus terang saya belum mampu dan saya tidak ada backgroud soal ini, tapi sebagai seorang rakyat kecil saya merasakan ada yang janggal..
Yah mas…mungkin saat ini saya baru mampu mengatakan “ini salah”, doakan saya di keesokan hari tahu bagaimana seharusnya yang benar, dan seandainya saya menemukan formulasi untuk mengindikasikan tingkat ekonomi suatu negara yang jauh lebih baik dari ini…i will put your name too on that formula
Terima Kasih atas kunjungan dan responnya