Coba TNI dikirim ke Palestina
Posted by dillah2008 on January 3, 2009
Ini terpikir oleh gw ketika zionis israel laknatullah menyerang palestina dengan membabi buta seakan dia tidak mengeker ketika melakukan penembakan, semua dihajar.
Belum ada yang secara langsung mengirimkan bantuan militer kepada rakyat palestina, yang diharapkan mengirimkan bantuan adalah Iran namun sepertinya negara ini belum memperlihatkan secara langsung. Selain itu yang menurut gw mungkin bisa membantu adalah organisasi Hizbullah.
Indonesia yang katanya negara yang memiliki kuantitas rakyat muslim terbesar di dunia memiliki angkatan bersenjata, secara teknologi mungkin masih tertinggal namun secara quantitas dan kualitas perorangan sepertinya layak dibanggakan..bukankah di angkatan bersenjata nyali juga penting, buktinya secanggih-canggihnya teknologi jepang maupun US pasti ada ajah pasukan berani matinya, jadi mungkin maksudnya teknologi saja belum tentu bisa memenangkan sebuah pertempuran.
Seandainya TNI diberi kesempatan buat terjun langsung di palestina, medan yang bagus tuh untuk benar2 belajar perang…selain itu juga perang tersebut benar2 untuk membela yang benar, jadi harusnya semangat juangnya menjadi lebih tinggi karena sejalan dengan hati nurani, dan ketika mereka pulang ke tanah air maka mereka layak disambut dengan upacara besar-besaran karena mereka ksatria pembela kebenaran yang baru saja selesai dari pertempuran yang berat, upacara 5 hari 5 malam juga wajar lah dalam penyambutan itu.
Gw agak heran dengan penyambutan rombongan TNI yang dari lebanon, mereka disambut layaknya pahlawan dari medan tugas yang berat. Kalau gw ga salah mereka disana cuma tim pemantau saja kok padahal, jikalau ada peperangan antara israel dan hizbullah mereka juga berlindung(emang prosedurnya gt). Terlebih lagi sang pangeran itu, yang gw liat dia itu kerjanya didalam ruangan dengan peralatan komunikasi bukan benar2 di lapangan..tapi begitu melihat penyambutannya, ck ck ck ck ck ck seakan-akan dia pejuang digaris terdepan.
dir88gun said
Masalah persengketaan tanah antara warga Muslim & Yahudi di Pelestin bermula pada saat Daulah Khilafah Usmaniyah di Turki mengalami kehancuran akibat propaganda kafir Barat.
Hal tersebut kemudian dimanfaatkan oleh Teodhore Hertz dkk yang menghasut warga Yahudi agar menguasai tanah Palestin.
Cara paling efektif untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah mengembalikan hak pengelolaan tanah tersebut kepada pemilik terakhir yang sah, yaitu Daulah Khilafah.
Tanah Palestin adalah tanah wakaf yang diserahkan secara ikhlas dari pemilik sebelumnya kepada Khalifah Umar ra. & kemudian dibebaskan kembali dari tangan penjajah oleh Khalifah Muhammad al Fatih.
Bisa saja saudara Muslim kita di Pelestin lari & mengungsi ke negara lain agar selamat, namun hal itu tidak mereka lakukan, karena mereka telah bersumpah untuk merelakan jiwa mereka guna melindungi tanah wakaf milik Daulah Khilafah, hingga Daulah Khilafah bangkit kembali.
Wahai Saudara Muslim di manapun juga, relakah kalian berlama-lama membiarkan penderitaan saudara muslim kita di Palestin terus berlarut-larut?
Wahai Saudara Muslim di manapun juga, marilah kita tegakkan Khilafah sekarang juga!
Agar Saudara kita, baik umat Muslim maupun Yahudi, dapat kembali berdamai seperti sedia kala!
Agar berbagai masalah yang melanda kita saat ini dapat teratasi!
Dan yang terpenting, agar hukum Allah dapat ditegakkan kembali di muka bumi ini!