Posted by dillah2008 on July 31, 2008
Sebenarnya ini merupakan isi khotbah jumat minggu lalu, dikarenakan gw lagi malas sekali ngblog maka baru kali ini nulisnya, padahal besok udah jumat lagi
Pada jumat itu khotib memberikan kisah2 mengenai pembuktian kebenaran Al-Qur’an, dimulai dengan kisah seorang profesor di cina yang mendalami masalah anatomi tubuh, pada risetnya beliau berkesimpulan bahwa yang menyebabkan rasa sakit pada tubuh kita(seperti panas,perih dan sebagainya) adalah organ kulit. Dari sana beliau membaca banyak literatur dan entah secara sengaja atau tidak terbacalah Al-Qur’an yang ayatnya masih berkaitan, pada ayat itu dijelaskan bahwa Allah akan membakar hidup2 manusia yang berdosa di api neraka dan jika kulitnya telah hangus maka akan diperbaharukan kulitnya tersebut agar mereka merasakan rasa sakit yang sangat. Dari sini sang profesor mencari tahu siapa yang menuliskan Al-Qur’an, setelah tahu bahwa Muhammad SAW yang menyampaikan Al-Qur’an sang prof menyelidiki latar belakangnya. Setalah diselidiki bahwasannya adalah Muhammad SAW hanyalah manusia biasa yang belum bs baca tulis maka yakinlah sang profesor itu bahwa Al-Qur’an merupakan wahyu langsung dari Allah Yang Maha Besar, dan kemudian beliau menyatakan untuk memeluk agama Islam.
Contoh selanjutnya adalah mengenai ASI dimana pihak barat telah mengakui kehebatannya jika dibandingkan susu formula yang dihasilkan dari sapi atau binatang lain.
Terakhir sang khotib membahas masalah amrozi cs, bukan membahas masalah kasusnya melainkan masalah keinginan amrozi cs untuk dieksekusi dengan hukuman pancung bukan dengan ditembak. Banyak orang mengatakan hukuman pancung adalah lebih tidak berkeprimanusiaan dan kelihatan lebih sadis, namun apa yang dikatakan oleh para peneliti. Para peneliti menyatakan bahwa rasa sakit akan hilang jika syaraf yang terhubung dengan otak terputus, pada hukuman pancung (CMIIW, sama dengan hukuman gantung) orang yang tereksekusi langsung meninggal seketika itu juga karena syarafnya langsung terputus dan tidak merasakan rasa sakit dunia. Jika dibandingkan dengan hukuman tembak, yang bisa sekitar beberapa menit orang yang tereksekusi belum meninggal sehingga merasakan rasa sakit yang sangat. Kelihatannya memang lebih sadis hukuman pancung daripada hukuman tembak mati, tapi sesungguhnya hukuman tembak mati menambah penderitaan orang yang tereksekusi..dan memang dalam islam jika terdapat hukuman eksekusi mati maka diharuskan untuk dipancung.
Akan banyak lagi kebenaran2 yang akan muncul…
Posted in islam, jumatan | Tagged: al-qur'an, ilmiah, jumatan, khotbah, pembuktian, penelitian | 2 Comments »
Posted by dillah2008 on July 18, 2008
Jumatan kali ini kebetulan gw ga terkantuk-kantuk ketika khotib sedang berkhotbah, jadinya bisa merangkum apa yang dikatakan oleh sang khotib.
Read the rest of this entry »
Posted in islam, jumatan | Tagged: isra mi'raj, jumatan, khotbah, khotib, sholat | 1 Comment »
Posted by dillah2008 on April 18, 2008
Rencananya ingin ikut2an berniat menuliskan isi khotib jumat, jadi dengerinnya semangat. Tapi niat saja ga cukup, jumat ini gw mengalami kejadian yang sepertinya sekali dalam seumur hidup gw.
Begitu sampai di mushola gedung langsung tahiyatul masjid, selesai salam langsung salaman sama kiri dan kanan. Sampai disini mata masih kuat ditahan, begitu khotib naek mimbar dan kemudian adzan berkumandang gw juga masih kuat nahan ini mata
.
Khotib yang menjadi giliran jumat ini kelihatan seseorang yang tegas, kelihatan dari raut mukanya yang “lurus”.
Begitu sang khotib membacakan beberapa ayat yang sepertinya menjadi referensinya dalam khotbah jumat tersebut mata mulai sayup2…tapi gw masih kuat nahan, sambil “selonjoran” agar kaki tidak pegal gw masih mengarahkan pandangan kepada sang khotib.
Lama-lama jebol juga pertahanan, tidur2 ayam dengan posisi duduk tanpa bersandar ga terasa ternyata gw ketiduran. Begitu terbangun gw sudah melihat orang2 dalam posisi berdiri siap untuk solat…wuaaaahhhhh baru sekali ini dalam hidup gw gw tidur kebablasan ketika jumatan, biasanya tidurnya terputus-putus tapi kali ini bablas angine hehehehe…..tapi ga tau juga yah, apa mungkin sang khotib ceramahnya sebentar saja.
Posted in jumatan | Leave a Comment »
Posted by dillah2008 on April 6, 2008
Gw mencoba merangkum apa2 yang dijelaskan pada khotbah jumat tadi kemaren,
Sebelum panjang lebar kebawah ada baiknya perlu ditegaskan bahwa terdapat dua jenis kesalahan di mata ALLAH, yaitu :
- Dosa besar
- Kafir (ato murtad, ato apa lagi yah istilahnya..yah pokoknya maksudnya itu lah)
Dari dua kesalahan itu yang paling tiada ampun di mata ALLAH adalah pada item kedua itu yaitu KAFIR, tanpa bermaksud meremehkan dosa besar namun orang yang mempunyai dosa besar nantinya di akhirat akan mempunyai giliran masuk surga dengan terlebih dahulu “dibersihkan” di neraka.
Hal2 yang termasuk bisa membuat kita menjadi KAFIR pada intinya adalah menyalahkan hal2 yang dibenarkan oleh ALLAH dan menyalahkan hal2 yang dibenarkan olehNya juga, detailnya antara lain :
- Menyatakan bahwa semua agama itu adalah benar
Ini yang sering terjadi di masyarakat akhir2 ini, banyak orang yang mengatakan semua agama itu benar…tidak ada satupun agama yang mengajarkan berbuat jahat
Sang khotib mengatakan essensi dari agama itu adalah bagaimana kita mengakui terhadap zat yang maha besar itu. Islam mengakui eksistensi agama nasrani dan yahudi, namun pada masanya dahulu artinya nasrani itu eksis ketika ada nabi Isa AS, yahudi ada ketika ada nabi Musa AS dan sebagainya.
- Mencela ketetapan dari ALLAH
Agak terkejut juga ketika mendengar contoh yang diungkapkan oleh sang khotib. Sepertinya kita pernah atau bahkan sering melakukannya….contohnya adalah seperti kita berkata “sialan banjir” ketika banjir tejadi. Intinya adalah ketetapan ALLAH itu mutlak, dan kita harus menerima mentah2 hal tersebut karena jika kita tidak terima juga percuma..heheheheh… Mungkin kita harus belajar ikhlas menerima semua kehendak ALLAH, toh dimatanya yang mempengaruhi point kita adalah usahanya, bukan hasilnya.
- Membenarkan yang salah dan menyalahkan yang benar dari segala ketentuan ALLAH
Ini sering pula kita temui, pada pengalaman saya dahulu adalah ketika salah seorang kawan saya menanyakan pendapat saya mengenai aturan pornografi dan pornoaksi yang begitu hangat dahulu, saya mengatakan bahwa saya “no comment” dengan alasan karena saya juga menyukainya 
Sang khotib berkata sikap kita sebagai seorang muslim adalah mengatakan yang benar walaupun kita belum sanggup menjalankan atau meninggalkannya, karena jika kita menghalalkan dengan alasan masih menyukai atau belon sanggup meninggalkan kita terkena kesalahan pada item kedua diatas, sedangkan jika kita mengatakan yang benar namun kita masih menjalankannya dosa2 itu kita hanya terkena pada item pertama yang notabene masih bisa diampuni jika kita tobat atau jika terlambat akan dibersihkan di neraka kelak.
Di masyarakat mungkin kita sering mendapat penilaian “munafik” akan sikap ini, but heyyy….bukan pandangan masyarakat kan yang kita junjung,…pendapat “persetan dengan penilaian orang lain” mungkin bisa kita pakai hehehehe….
Demikian khotbah jumat minggu ini kemaren yang berhasil gw simpulkan walau dengan terkantuk-kantuk
Tambahan,
Gw lebih cendrung untuk mendengarkan ceramah dari kalangan konservatif dibandingkan liberal moderat dengan alasan itu bisa membuat target gw lebih jauh lebih baik, semisal penargetan yang diberikan point nya 10 dengan usaha yang terus menerus gw mungkin bisa mencapai point 7 atau 8, berbeda jika diberikan target point 7 mungkin saja gw hanya bisa menjangkau point 4
Posted in daily, jumatan | Leave a Comment »